Articleship

What are the roles of coaching in organizations with changing business environment?

1 Comment 20 November 2008

Apa peran coaching dalam organisasi yang menghadapi perubahan lingkungan bisnis? Perubahan iklim, krisis pangan, krisis finansial, dan lain-lain.

Author

- who has written 295 posts on avantifontana.com.

Author "Innovate We Can!" Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai (Gramedia Widiasarana Indonesia, 2009), Facilitator & Coach for Innovation, Pemerhati dan Periset Bidang Manajemen Inovasi (Universitas Indonesia).

Contact the author

Your Comments

1 comment

  1. Hasil survei Harvard Business Review atas pendapat 140 coach [executive/business coaches] terkemuka (lihat publikasi HBR Januari 2009 halaman 91-97) antara lain menampilkan informasi:

    1. Reasons coaches are engaged; 48% responden mengatakan bahwa coach dilibatkan untuk mengembangkan orang-orang dengan potensi tinggi atau untuk memfasilitasi transisi.
    2. How much it costs; Biaya sesi coaching per jam antara 200 dolar AS sampai 3500 dolar AS.
    3. Is coaching personal? 70% responden mengatakan bahwa mereka pernah membantu eksekutif dengan isu-isu personal. Hanya 3% responden yang mengatakan bahwa mereka sering dilibatkan [utamanya] untuk mengatasi isu-isu personal.
    4. What to look for in a coach; 29,2% responden mengatakan bahwa sertifikasi seorang coach sangat perlu. Dan 45,9 responden mengatakan bahwa latar belakang pendidikan psikologi (psychological training) tidak diperlukan.
    5. How long it takes; Durasi relasi/proses coaching biasanya berkisar antara 7 sampai 12 bulan.
    6. Buyer’s guide; Pesurvei bertanya kepada para responden-coach tentang apa yang seharusnya perusahaan cari bila melibatkan coach dalam organisasi. Delapan kriteria muncul dari jawaban responden (dari yang paling penting sampai yang kurang penting sebagai berikut): pengalaman coaching pada organisasi sejenis atau situasi/isu sejenis (65%), metodologi yang jelas (61%), kualitas dari daftar klien 50%), kemampuan mengukur ROI (32%), sertifikasi dalam metode coaching yang sudah terbukti handal (29%), pengalaman bekerja dengan peran yang serupa dengan coachee (13%), pengalaman sebagai terapis psikologi, latar belakang dalam executive search (2%). Uraian lebih rinci, lihat HBR Januari 2009 halaman 91-97, atau http://www.hbr.org.


Share your view

Post a comment

AF Twitter

© 2017 avantifontana.com. Powered by Wordpress.